Jan 2, 2012

Kopi Nikmat




Siapa yang tidak mengenal kopi (coffee), berbentuk bubuk setelah di haluskan, cara penyajian nya berbagai macam, antara lain
- Ada yang langsung di seduh air panas, tanpa di tambah gula atau creammer
- Ada yang di tambah gula
- Ada yang di tambah susu dan creamer, dan banyak lagi

Baunya yang nikmat setelah di seduh dengan air panas di cium dari uapnya yang mengepul.

Sejarah mencatat bahwa penemuan kopi sebagai minuman berkhasiat dan berenergi pertama kali ditemukan oleh Bangsa Etiopia di benua Afrika sekitar 3000 tahun (1000 SM) yang lalu. Kopi kemudian terus berkembang hingga saat ini menjadi salah satu minuman paling populer di dunia yang dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat. Indonesia sendiri telah mampu memproduksi lebih dari 400 ribu ton kopi per tahunnya. Di samping rasa dan aromanya yang menarik, kopi juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker, diabetes, batu empedu, dan berbagai penyakit jantung (kardiovaskuler)


Kandungan kafein dalam kopi memiliki efek yang beragam pada setiap manusia. Beberapa orang akan mengalami efeknya secara langsung, sedangkan orang lain tidak merasakannya sama sekali. Hal ini terkait dengan sifat genetika yang dimiliki masing-masing individu terkait dengan kemampuan metabolisme tubuh dalam mencerna kafein. Metabolisme kafein terjadi dengan bantuan enzim sitokrom P450 1A2 (CYP1A2).Terdapat 2 tipe enzim, yaitu CYP1A2-1 dan CYP1A2-1. Orang yang memiliki enzim CYP1A2-1 mampu mematabolisme kafein dengan cepat dan efisien sehingga efek dari kafein dapat dirasakan secara nyata. Enzim CYP1A2-2 memiliki laju metabolisme kafein yang lambat sehingga kebanyakan orang dengan tipe ini tidak merasakan efek kesehatan dari kafein dan bahkan cenderung menimbulkan efek yang negatif.


Banyak isu yang berkembang mengenai efek negatif meminum kopi bagi tubuh, seperti meningkatnya risiko terkena kanker, diabetes melitus tipe 2, insomnia, penyakit jantung, dan kehilangan konsentrasi. Beberapa penelitian justru menyingkapkan hal sebaliknya. Kandungan kafein yang terdapat di dalam kopi ternyata mampu menekan pertumbuhan sel kanker secara bertahap. Selain itu, kafein mampu menurunkan risiko terkena diabetes melitus tipe 2 dengan cara menjaga sensitivitas tubuh terhadap insulin. Kafein dalam kopi juga telah terbukti mampu mencegah penyakit serangan jantung. Pada beberapa kasus, konsumsi kopi juga dapat membuat tubuh tetap terjaga dan meningkatkan konsentrasi walau tidak signifikan. Di bidang olahraga, kopi banyak dikonsumsi oleh para atlet sebelum bertanding karena senyawa aktif di dalam kopi mampu meningkatkan metabolisme energi, terutama untuk memecahkan glikogen (gula cadangan dalam tubuh).

Selain kafein, kopi juga mengandung senyawa antioksidan dalam jumlah yang cukup banyak. Adanya antioksidan dapat membantu tubuh dalam menangkal efek pengrusakan oleh senyawa radikal bebas, seperti kanker, diabetes, dan penurunan respon imun. Beberapa contoh senyawa antioksidan yang terdapat di dalam kopi adalah polifenol, flavonoid, proantosianidin, kumarin, asam klorogenat, dan tokoferol. Dengan perebusan, aktivitas antioksidan ini dapat ditingkatkan.




FILOSOFI KOPI
Setiap detik kehidupan manusia pasti ada hikmahnya. Demikian juga ketika kita menikmati secangkir kopi hangat di pagi hari. Dari secangkir kopi, kita bisa memetik banyak hikmah. Sebagian besar hikmah dari kopi adalah tentang kedewasaan seseorang

Untuk menghasilkan kopi yang nikmat, harus berasal dari biji kopi yang matang. Kemudian biji kopi itu harus dikeringkan dan dipanaskan dengan suhu yang tinggi, baru bisa mengeluarkan minyak yg membuat biji kopi harum. Kemudian biji kopi itu digiling dan dihaluskan dan kemudian diseduh dengan air yang panas utk menghasilkan rasa dan aroma terbaik.

Proses ini, mengajarkan kita untuk mendewasakan diri (mempersiapkan diri dengan berbagai nutrisi pengetahuan dan keahlian). Kemudian kita akan menghadapi berbagai tantangan hidup yang susah, bahkan dihancurkan sampai jadi bubuk dan ditekan lagi dengan emosi yang membara. Ketika kita sudah melalui proses ini, kita akan menikmati kesuksesan hidup.

Untuk menikmati secangkir kopi, kita harus pelan-pelang memegang cangkirnya karena panas. Tapi jangan terlalu lemah juga karena akan tumpah. Kemudian kita menghirup aromanya yang harum, lalu baru disruput sedikit demi sedikit.

Secangkir kopi mengajarkan kita untuk menikmati setiap proses kehidupan. Orang sering kali terburu-buru karena ingin mencapai ambisinya dan melupakan orang sekitar dan hasil yang sudah diperoleh. Oleh karena itu kita harus bersyukur dengan apa yang sudah dimiliki, kemudian baru lanjut lagi. Dan dalam menjalani hidup, kita harus meng-kalibrasi setiap tindakan kita, sesuaikan dengan keadaan. Keras dilawan keras tidak menyelesaikan masalah, bisa jadi keduanya hancur atau hanya salah satu yang bertahan.

Secangkir kopi yang sudah dingin, rasa dan aromanya tetap sama. Bisa dinikmati hingga tetes terakhir

Orang yang dewasa, tidak perduli bagaimana situasinya saat itu, dia selalu siap untuk dipakai dan berguna sampai napas berakhir.


MANFAAT KOPI
Sekilas baca cerita tentang sejarah kopi, kita sudah tau bahwa khasiat utama kopi adalah MEMULIHKAN STAMINA dan MENINGKATKAN KONSENTRASI. Efek ini dikarenakan kandungan RACUN KAFEIN dalam kopi. Dinamakan racun karena memang ada efek samping bila DIKONSUMSI BERLEBIHAN. Misalnya efek kecanduan (ketergantungan), tekanan darah tinggi, bahkan keguguran janin. Selain efek samping dari kafein, biji kopi juga mengandung KADAR ASAM yang tinggi, sehingga kopi bisa menyebabkan gangguan pencernaan bagi yang punya masalah lambung, tapi masalah ini bisa diakali dengan minum kopi setelah makan atau kopi dicampur dengan susu murni.

Tapi dibalik efek sampingnya yang berbahaya, ternyata kopi juga sangat berkhasiat bagi kesehatan bila DIKONSUMSI SEDIKIT saja tiap harinya. Ukuran sedikit yang saya maksudkan disini 2-3 cangkir kopi perhari, tidak lebih.

Dari studi terhadap minuman kopi, berikut ini beberapa khasiat dari kopi selain dua khasiat utama diatas.
1. Menghilangkan bau mulut tak sedap dan melindungi gigi, krn kopi mengandung anti-oksidan yang bisa membunuh kuman pada mulut.
2. Memberikan mood yang baik dan membantu tidur nyenyak. Kafein pada kopi bisa memicu otak memproduksi hormon endorphin yang membuat orang merasa nyaman.
3. Mecegah penyakit saraf dan mengatasi sakit kepala/migrain. Kafein pada kopi memicu jantung berdetak lebih kencang dan memperlancar aliran darah